Trauma psikologis bisa membuat seseorang merasa takut, cemas, atau tidak tenang, bahkan setelah kejadiannya sudah berlalu. Dampaknya juga bisa terasa dalam kehidupan sehari-hari, mulai dari sulit tidur hingga kesulitan membangun hubungan dengan orang lain. Lalu, bagaimana cara mengatasi trauma psikologis? Penyembuhan membutuhkan waktu dan proses yang berbeda bagi setiap orang. Kamu bisa memulainya dengan membangun rasa aman, mencari dukungan, dan mencari bantuan profesional jika trauma mulai mengganggu aktivitas sehari-hari.
Cara Mengatasi Trauma Psikologis yang Bisa Dicoba
Menghadapi trauma tidak berarti harus langsung melupakan kejadian yang pernah dialami. Ada beberapa langkah yang bisa dilakukan secara bertahap sesuai dengan kondisi dan kesiapan diri.
1. Utamakan Rasa Aman
Sebelum berusaha memproses pengalaman traumatis, penting untuk memastikan bahwa kamu berada dalam kondisi yang aman. Jika ancaman atau kekerasan masih berlangsung, prioritaskan untuk menjauh ke tempat aman dan mencari bantuan dari orang tepercaya atau layanan darurat. Rasa aman menjadi salah satu hal penting dalam proses penyembuhan. Kamu tidak perlu memaksakan diri menghadapi situasi yang membuatmu merasa terancam.
2. Belajar Menenangkan Diri Saat Trauma Kambuh
Pengalaman tertentu, seperti suara, tempat, atau situasi tertentu, terkadang bisa memunculkan kembali rasa takut dan kecemasan. Ketika hal ini terjadi, cobalah mengarahkan perhatian pada keadaan saat ini. Kamu bisa menarik napas secara perlahan, memperhatikan benda-benda di sekitar, atau merasakan telapak kaki yang menapak di lantai. Cara ini dapat membantu mengembalikan perhatian pada lingkungan saat ini, meskipun tidak selalu langsung menghilangkan rasa tidak nyaman.
3. Jaga Kebutuhan Dasar dan Rutinitas
Saat sedang menghadapi dampak trauma, aktivitas sederhana seperti makan teratur, tidur, atau menyelesaikan pekerjaan bisa terasa lebih berat. Karena itu, mulailah dari rutinitas kecil yang sanggup kamu lakukan. Usahakan memenuhi kebutuhan dasar, melakukan gerakan ringan, dan menjalani aktivitas. Kamu tidak harus langsung kembali produktif seperti sebelumnya. Beri ruang untuk menyesuaikan diri dengan kemampuan saat ini.
4. Cari Dukungan dari Orang yang Dipercaya
Memiliki seseorang yang bisa mendengarkan tanpa menghakimi dapat membantu selama proses penyembuhan. Kamu tidak wajib menceritakan setiap detail pengalaman pahitmu untuk bisa mendapatkan dukungan dari orang sekitar. Jika belum siap bercerita secara detail, kamu bisa mengatakan, “Aku belum siap membahas semuanya, tetapi aku butuh ditemani.” Dengan begitu, kamu bisa mendapatkan dukungan sesuai batasanmu.
5. Jangan Memaksakan Diri Menghadapi Pemicu
Setiap orang memiliki respons yang berbeda terhadap pengalaman traumatis. Ada yang merasa terbantu dengan menulis atau bercerita, tetapi ada pula yang membutuhkan waktu lebih lama sebelum merasa siap membahas pengalamannya. Karena itu, jangan memaksa diri menghadapi pemicu sendirian atau menceritakan kejadian secara terperinci sebelum merasa siap. Jika pengalaman tersebut terus menimbulkan tekanan, bantuan profesional dapat membantu menentukan pendekatan yang sesuai. Untuk memahami lebih jauh tentang pengalaman traumatis yang masih memengaruhi perasaan dan kehidupan sehari-hari, kamu juga bisa membaca artikel Apa Itu Trauma Batin? Ini Penyebab, Dampak, dan Cara Memulihkannya.
Kapan Trauma Perlu Ditangani oleh Profesional?
Ada kalanya dampak trauma tidak kunjung pulih atau justru semakin mengganggu kehidupan sehari-hari. Dalam kondisi seperti ini, berkonsultasi dengan psikolog atau psikiater dapat membantu kamu memahami kondisi yang sedang dialami dan menentukan langkah penanganan yang tepat.
Beberapa tanda yang perlu diperhatikan meliputi:
- Mimpi buruk atau kilas balik tentang kejadian traumatis terus berulang
- Rasa takut dan cemas yang sulit dikendalikan
- Menghindari tempat, orang, atau situasi yang mengingatkan pada pengalaman tersebut
- Sulit tidur, bekerja, belajar, atau menjalani hubungan dengan orang lain
- Merasa mati rasa secara emosional atau kesulitan menjalani aktivitas sehari-hari
Jika muncul dorongan untuk menyakiti diri sendiri atau kamu merasa tidak tenang, segera hubungi orang tepercaya dan cari bantuan darurat atau layanan kesehatan terdekat.
Bagaimana Terapi Membantu Pemulihan Trauma?
Terapi dapat membantu seseorang memahami respons emosional, mengenali pemicu, dan mengembangkan cara menghadapi dampak trauma. Pendekatannya disesuaikan dengan kondisi, kebutuhan, serta kesiapan setiap individu. Salah satu pilihan yang dapat dipertimbangkan adalah terapi kognitif perilaku atau Cognitive Behavioral Therapy (CBT) yang berfokus pada hubungan antara pikiran, perasaan, dan perilaku. Ada pula terapi berfokus trauma, termasuk EMDR (Eye Movement Desensitization and Reprocessing), yang dapat digunakan oleh tenaga profesional terlatih sesuai indikasi.
Kamu tidak perlu menentukan sendiri jenis terapi yang paling tepat. Psikolog atau psikiater dapat membantu melakukan penilaian dan membahas pilihan penanganan yang sesuai. Jika pengalaman masa lalu masih memengaruhi cara kamu memandang diri sendiri, membangun hubungan, atau menghadapi situasi tertentu, kamu juga bisa membaca artikel Trauma Masa Lalu: Kenapa Sulit Dihilangkan dan Cara Mengatasinya.
Penutup
Cara mengatasi trauma psikologis tidak selalu berupa langkah besar. Terkadang, prosesnya dimulai dari hal sederhana, seperti kembali menjaga rutinitas, meminta dukungan, atau belajar mengenali emosi yang muncul. Kamu tidak perlu memaksakan diri untuk segera melupakan pengalaman yang menyakitkan. Jika dampaknya terus mengganggu kehidupan sehari-hari, mencari bantuan profesional dapat menjadi langkah untuk memahami kondisi diri dan mendapatkan dukungan yang sesuai.
Untuk membaca berbagai informasi seputar psikologi dan kesehatan mental, kamu dapat mengunjungi website beningpsikologi.com.
Ikuti juga media sosial Bening Psikologi untuk mendapatkan edukasi kesehatan mental yang ringan dan mudah dipahami:
Instagram : https://www.instagram.com/beningpsikologi01/
Youtube : https://www.youtube.com/@beningpsikologi/
Tiktok : https://www.tiktok.com/@beningpsikologi/
Jika kamu merasa membutuhkan dukungan dalam menghadapi dampak trauma, kamu dapat berkonsultasi bersama tim profesional Bening Psikologi melalui layanan konseling yang aman dan suportif.
Untuk informasi lebih lanjut dan penjadwalan konsultasi, silakan klik tombol di bawah.
Bening Psikologi, Solusi Kesehatan Mental Anda


